Langsung ke konten utama

UN? Take It Easy!

Cara Berpikir Mudah Menghadapi Ujian Nasional


Kurang dari 24 jam lagi siswa-siswi jenjang SMA/MA akan bertempur dalam perang dunia pertama dalam hidupnya. Termasuk juga aku. Ujian Nasional Berbasis Komputer tahun ini diadakan tanggal 9 – 12 April 2018. Perlukah risau? Jawabannya, tak usah!

Ujian Nasional tak usah dipikir berat. Toh, setahuku nih, ya, nilai Ujian Nasional nggak terlalu berpengaruh buat apa pun. Nilainya mungkin hanya terpampang di SKHUN aja. Malahan, yang lebih penting tuh sebenarnya USBN. Nilainya tercantum di ijazah. Ijazah kan, buat kerja, ngelamar di mana-mana. Kalau nilainya jelek? Berabe, kan.

Buat masuk perguruan tinggi pun, yang dinilai rapor semester 1 – 5 bagi yang menempuh jalur SNMPTN dan hasil tes SBMPTN. Nilai UN tidak berpengaruh banyak. UN yang selama ini jadi momok dan musuh menyeramkan seperti Dementor di Harry Potter nyatanya tak semenakutkan itu.

Meski begitu, tak benar kalau kita terlalu menyepelekan dan memandang UN dengan sebelah mata. Meski tidak terlalu berpengaruh, nilai UN menentukan kelulusan, lho. Lulus tidaknya kita ditentukan dari nilai Ujian Sekolah dan Ujian Nasional, serta nilai rapor. Gak lucu kan kalau kita gak lulus gara-gara gak mikirin si doi yang satu ini (baca: UN)?

Aku pun, nanti jam setengah delapan akan berperang dengan si doi. Dua belas tahun bersekolah, bela-belain capek panas ngantuk dan sebagainya, sampai-sampai jadwal main harus rela digantikan belajar giat demi UN, jangan sia-siakan. Inilah puncaknya. Puncak dari segala rasa lelah letih lesu selama kita memakan bangku sekolah. Semuanya dipersiapkan buat menghadapi si doi ini. Demi UN! Setelah ini, terserah deh kita mau ngapain. Beban berat di pundak sudah lepas rasanya.

Demi menyambut dia yang sudah kita tunggu sejak dua belas tahun lamanya, tentunya harus dipersiapkan dengan sematang mungkin, dong. Nih, aku bagi tipsku buat menyambut doi kita yang super duper menegangkan ini. Simak, cuy!

©       Persiapan jauh-jauh hari
Yah, biarpun udah lewat, gak apalah ya sekalian ditulis. Haha, itung-itung bisa jadi tips buat adek kelas nantinya.
1.      Sejak awal kelas 12, lahap semua bahan yang diperlukan
Saat pertama kali mencicipi bangku panas kelas dua belas, bongkar-bongkar deh buku lama kamu mulai dari kelas 10 hingga kelas 12. Kumpulkan dalam satu tempat, kalau perlu coba gabungkan LKS-LKS dan catatan yang diperlukan. Buat peta konsep atau rangkuman juga bisa. Di awal kelas 12, waktu yang kamu punya masih sangaaat longgar. Semester satu emang cuma enam bulan. Manfaatkan enam bulan itu! Manfaatkan buat mempelajari dan mengingat kembali materi dari kelas 10 yang mungkin terlupakan. Jangan sia-siakan, supaya tidak menyesal sepertiku. Jujur aja sih, di awal kelas 12 kerjaanku bersenang-senang sampai lupa waktu. Jadinya, tenggelam deh di semester 2. Hiks.
2.      Satu hari satu soal
Ini saran dari guru favoritku. Beliau berkata, “Saya minta tolong pada kamu, tolonglah dirimu sendiri. Pelajari minimal satu hari satu soal, hanya satu soal.” Kebayang, kan, kalau sehari satu soal, sebulan udah menguasai 30 macam soal. Simpel, kok, sehari satu soal aja. Gak usah banyak-banyak. Ini efektif buat mengingatkan kembali apa yang sudah kamu pelajari.
3.      Satu minggu satu bab
Kalau sehari satu soal, usahakan seminggu kamu sudah berhasil menguasai satu bab. Seminggu satu bab, sebulan sudah 4 bab. Kalau kamu bisa belajar cepat, bisa-bisa seminggu mencapai satu semester. Mumpung masih jauh-jauh hari, manfaatkan waktu untuk mengulang. Kelak supaya di semester dua, kamu tak perlu lagi membuka-buka buku dan kebingungan mengingat materi yang seharusnya sudah kamu kuasai.
4.      Kerjakan soal-soal dari internet
Manfaatkan makhluk tersakti di dunia, yaitu Mbah Google! Google menyimpan jutaan tipe soal yang menunggu untuk kamu santap. Di sana juga tersimpan banyak sekali pembahasan dan cara cepat yang efektif digunakan. Selagi waktumu masih panjang, sekali lagi, jangan sia-siakan waktumu. Bongkar-bongkar situs belajar seperti zenius.net, quipper, dan ruangguru. Hanya modal smartphone dan paket data, kamu sudah bisa mengeruk ilmu dan mempersiapkan diri untuk menyambut sang doi.
5.      Manfaatkan guru
Selama belajar kamu pasti akan menemui kesulitan dan halang rintang. Di sinilah peran guru sangat kamu butuhkan untuk menunjang proses belajarmu. Datanglah pada guru-gurumu dan mintalah penjelasan untuk setiap hal yang belum kamu pahami. Jika kamu malu untuk bertanya pada guru, manfaatkan temanmu! Belajar kelompok bersama teman boleh juga. Kamu akan lebih leluasa bertukar ilmu dan mencari suasana baru supaya belajar tidak terasa membosankan.
6.      Maksimalkan ibadah
Usaha tanpa doa adalah sombong, doa tanpa usaha adalah malas.
 Ingatlah selalu pepatah ini. Selalu libatkan Allah dalam setiap langkahmu. Yang paling penting dalam semua ini adalah hoki. Carilah rida orang tua, karena rida Allah adalah rida orang tua. Bangunlah di sepertiga malam terakhir dan panjatkan segala cita-citamu. Catat tanggal puasa dan berpuasalah Senin-Kamis. Untuk agama lain pun sama, jangan lupakan Tuhanmu dalam setiap urusanmu. Bagaimana pun, yang menjamin sukses atau tidaknya dirimu adalah Tuhanmu. Tetap berusaha dan berdoa, lalu serahkan hasilnya pada Yang Maha Kuasa.

©       Persiapan H-1 UN
Nah, ini dia persiapan yang harus dilakukan di satu hari sebelum Ujian Nasional digelar. Aku sendiri sudah melakukan persiapan-persiapan ini, lho. Kamu?
1.      Belajar sekenanya
Tak usah belajar terlalu keras di H-1 Ujian Nasional. Semua bahan yang kamu perlukan seharusnya sudah tamat kamu pelajari di hari-hari sebelumnya. Satu hari sebelum UN, kamu cukup belajar sekenanya sembari mengingat-ingat. Jangan melahap semuanya dalam satu hari, percayalah otakmu tidak akan mampu. Hindari SKS, tidurlah dengan tenang. Jika kamu tidak mempersiapkan persiapanmu dengan maksimal, sediakanlah waktu luang beberapa jam saja untuk belajar ngebut sembari ngemil jajan. Jangan terlalu memporsir otak, kalau tidak mau otakmu nge-blank saat hari H berlangsung.
2.      Setrika seragam, semir sepatu, siapkan tas
Ini adalah hari-hari terakhir kamu mengenakan seragam SMA-mu, maka persiapkanlah penampilanmu sebaik-baiknya. Setrika seragammu, siapkan parfum, semir sepatu, dan siapkan tasmu. Ingat, inilah kali terakhir kamu menikmati seragammu. Setelah ini, kamu sudah tak terikat lagi dengan putih abu-abu. Di akhir yang menegangkan ini, kamu wajib tampil maksimal supaya PD bertemu dengan sang doi.
3.      Bersenang-senang
Ini berlaku untuk kamu yang sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelumnya. Tak usah menyentuh buku satu pun. Yang perlu kamu lakukan hanyalah bersenang-senang, lakukan semua hobimu dan jangan batasi dirimu. Tapi, tetap menjaga kesehatan dan keselamatan, ya. Meski bersenang-senang, kamu wajib tau batas aman untuk dirimu. Mandilah, menyanyilah, tidurlah, lakukanlah semua hal yang ingin kamu lakukan. Bersenang-senanglah sebelum berperang di perang terbesar dalam hidupmu.
4.      Siapkan mental
Tak usah takut pada Ujian Nasional. Jangan tegang. Keep calm. Bawa santai aja. Seperti aku, kamu tidak boleh terlalu tegang. Istirahatkan otakmu, tidur saja bila perlu. Siapkan mental yang kuat untuk menghadapi dia yang telah kita tunggu selama dua belas tahun. Jangan ragu, jangan bimbang. Ujian Nasional bukanlah hal yang menakutkan. Buang jauh-jauh pikiran negatif dan stay cool.
5.      Minta maaf pada orang tua
Ini yang paling penting. Carilah rida orang tua. Mintalah doa restu. Semoga ujianmu dilancarkan. Semoga kamu bisa sukses. Berdoalah, kamu sudah selesai berusaha. Bahagiakan orang tuamu supaya besok mereka meridaimu.

©       Persiapan di hari H
1.      Sarapan
Ini penting. Sekali lagi, ini penting. Sarapan sangat diperlukan untuk menambah energi kamu. Jika kamu tidak sarapan, kamu akan loyo dan lemas sehingga menghambatmu berpikir. Sarapan secukupnya supaya kamu tidak ngantuk nantinya.
2.      Jauhi aura negatif
Biasanya nih ya, sebelum ujian dimulai, pasti ada saja teman kamu yang mengeluh dan ekstra takut pada ujian.
“Aduh, aku takut nih, nanti kalau gak bisa gimana?”
“Kalau nilainya jelek gimana?”
“Kayaknya soalnya susah, deh,”
Yang perlu kamu lakukan hanyalah tinggalkan mereka! Pikiran seperti itu akan terekam pada alam bawah sadar sehingga berpengaruh pada dirimu saat mengerjakan soal nanti. Mau tak mau, jika kamu tetap bersama mereka, kamu akan tertular dan bawaanmu pasti negatif terus. Kalau sudah begitu, itu sama saja mentalmu sudah down sehingga tidak bisa mengerjakan ujian dengan maksimal. Hindari mereka sebisa mungkin jika kamu tidak bisa menanamkan pikiran positif pada mereka. Please, Dude, UN tidak sesulit yang kamu kira!
3.      Jangan buka pelajaran apa pun
Jika kamu belajar di detik-detik terakhir, atau mencoba mengingat-ingat lagi semua yang kamu pelajari sebelumnya, percayalah, saat Ujian Nasional berlangsung otakmu akan blank dan error. Jangan pernah mengulang atau membuka buku sembari mengingat apa yang sudah kamu pelajari. Percuma. Otakmu akan kacau nantinya sehingga kelak ketika mengerjakan ujian, jika ada pertanyaan yang seharusnya bisa kamu jawab, kamu akan kesulitan mengingat apa yang sudah kamu pelajari.
4.      Keep calm and stay cool
Tenang, jangan ragu. Ketika kamu sudah memasuki ruangan, buang pikiran negatif dan log in lah sembari membaca doa. Jangan lupa doa, sekali lagi, libatkan Tuhan dalam setiap langkahmu! Percayalah kalau hasil yang akan kamu terima pasti sesuai dengan usaha yang kamu lakukan. Keep calm, tenang dan serius. Tetap fokus. Stay cool, jangan biarkan keraguan menguasaimu. Tetaplah tampil keren dalam berkencan dengan doi kita satu ini.
5.      Kerjakan
Ketika membuka nomor pertama dan menemui soal yang sulit, jangan biarkan pikiran negatif menguasaimu. Pilihlah soal yang mudah terlebih dahulu, cuekin soal yang sulit. Jangan terpaku pada soal yang menguras otakmu di menit-menit awal, karena bisa saja kamu akan kehabisan waktu mengerjakan soal-soal lain yang lebih mudah karena kamu terlalu memfokuskan diri pada ia yang tidak bisa kamu pahami. Tinggalkan dia, move on ke soal yang lebih bersahabat. Ingat, kamu dikejar oleh waktu. Bijaklah dalam memanajemen waktumu.
6.      Stuck?
Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan jika kamu sudah benar-benar stuck dan tak dapat menjawab soal yang tersedia di komputermu.
·         Mencontek
Ini tidak dianjurkan, tapi jika situasi dan kondisi mendukungmu, carilah bantuan. Jangan munafik, sebagai pelajar kita pasti pernah mencontek atau memberi contekan setidaknya satu kali seumur hidup. Tetap tenang dan putar otakmu untuk mencari jawaban. Ingat, tipe soal antara satu dan lainnya tidak sama, tapi bukan berarti tidak ada yang sama. Pasti ada satu atau dua soal yang sama dengan teman di sebelahmu. Yang perlu kamu lakukan hanyalah tetap tenang dan panggil lembut temanmu. Jangan panik, karena jika kamu panik, kamu akan menarik perhatian si pengawas.
·         Gunakan logikamu
Jika keadaan tidak mendukungmu, gunakan logikamu. Analisislah kemungkinan jawaban terbenar. Tidak mungkin tidak ditemukan. Gunakan otakmu. Logika bisa membantumu menjawab soal-soal berat sekelas soal Fisika atau Kimia, dan logika pun bersahabat untuk menjawab soal Bahasa Indonesia. Jawablah soalmu dengan menggunakan kemampuan nalarmu.
·         Gunakan instingmu
Jika kamu sudah benar-benar menyerah, ya, mau tak mau saatnya kamu mendengarkan kata hati. Dengarkanlah instingmu. Jika perasaanmu tidak berfungsi, tutup matamu dan jawablah sekenanya. Kalau aku pribadi, jika aku sudah benar-benar mentok, insting sudah tidak dapat membantu, aku biasa memilih opsi C pada soal yang sulit. Konon, C memang jawaban dari segala soal-soal penguras otak, lho.
7.      Cek sekali lagi
Jangan langsung tidur ketika sudah selesai. Buka lagi mulai dari nomor 1 dan ceklah jawabanmu. Penting untuk diperhatikan, dalam UNBK, jika kamu tidak mengklik pilihan “RAGU-RAGU”, maka jawaban pertamamulah yang akan disimpan dan dinilai. Jika kamu mengganti jawabannya, tetap jawaban pertama yang terdeteksi. Dengar-dengar sih, seperti itu. Jadi, jangan anggap remeh si kuning ragu-ragu ini, ya. Jika kamu tidak bisa, lebih baik lewati saja.
8.      Lupakan
Setelah ujian selesai, lupakanlah. Jangan bingung atau risau akan nilaimu. Kamu sudah berjuang. Kini saatnya kamu untuk mempersiapkan ujian yang menanti esok hari. Move on-lah ke UN hari kedua!

Nah, jadi, itulah beberapa tips yang bisa kuberikan untuk kalian yang sama-sama bertempur menghadapi Ujian Nasional. Take it easy, jangan diambil pusing. Tidurlah dan buang pikiran negatif. Okay, selamat berjuang, semuanya! Semoga Dewi Fortuna berpihak pada kita. See you on top, Guys!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Final Exam: Day 1

Day 1 Mapel   : Bahasa Indonesia Difficulty: Easy Hari pertama, setelah semalam aku begadang buat nyiapin seragam de-el-el aku pun bangun dari tidur jam setengah tujuh. Ahaha, aku lupa kalau hari ini wajib datang di sekolah jam 6.45. Aku sih nyantai aja, trus berangkat sampai sekolah jam tujuh lebih lima. Mengundang keroyokan ternyata, haha. Aku menciut diceramahin temen-temenku. Padahal, UN masih setengah jam lagi. Aku nunggu sambil instagraman. Habis itu, masuk ke ruangan, dan mengerjakan soal. Aih, easy . Haha, sok ngeremehin gak apa lah, ya, toh udah berlalu. Alhamdulillah, aku bisa ngerjain soal dengan yakin. Hasilnya mau gimana, biar Allah yang mengatur. Waktu masih ada satu jam lagi dan aku sudah hampir selesai. Boring menghinggapi. Enaknya ngapain, ya? Aku pun mikir, ah, iya, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat bosan menunggu waktu ujian berakhir. 1.        Cek lagi Pasti udah khatam kan ya denger nasihat ini. C...

Sebiru-birunya

Langit biru. Awan biru. Laut biru. Semuanya berwarna biru. Aku berkemeja biru. Kamu bergaun biru. Di tengah biru yang luas ini, perasaan kita pun sama-sama biru. Membiru dalam kelabu. Biru ini tak dapat kujelaskan lagi. Biru yang tak lagi indah, biru yang tak diharapkan, biru yang merupakan pertanda kesedihan. Kisah kita membiru seperti luka yang membiru. Pun lama kelamaan perasaan kita akan semakin biru, tak lagi ungu, merah muda, ataupun hitam sekalipun. Biru yang berkecamuk dalam hatiku dan hatimu tak seceria birunya langit siang yang berpadu dengan birunya air laut. Biru ini biru yang sedih, sendu, dan sedan. Kamu pun tak mau cerita cinta kita menjadi biru kelabu, pun juga aku. Namun saat ini biru itu tetap menggerogoti dan enggan memberi kesempatan pada warna lain untuk masuk mewarnai kisah kita. Biru yang tak diharapkan, biru kesedihan. *** "Malin," Aku mendengar suara. Suara yang merupakan suara paling lembut yang kucintai setelah suara ibuku. Suara it...

Book Review: The Secret Diaries of Miss Miranda Cheever

2 Maret 1810 Hari ini, aku jatuh cinta. Pada usia sepuluh tahun, Miranda Cheever tidak menunjukkan tanda-tanda Kecantikan Memukau. Dan ia bahkan sudah bisa menerima hal itu, sampai Nigel Bevelstoke—Viscount Turner yang menawan—berkata suatu hari nanti Miranda akan tumbuh dewasa menjadi dirinya yang sejati, dan kecantikannya akan sebanding dengan otaknya yang pintar. Dan saat itu, Miranda yakin ia akan mencintai Turner selamanya.             Namun, tahun-tahun berikutnya membawa berbagai hal tak terduga dalam hidup mereka. Turner berubah menjadi pria yang pahit dan kesepian, kebaikan hati sang viscount seakan habis tak bersisa. Tapi Miranda tak pernah melupakan kebenaran yang ia tulis di buku hariannya bertahun-tahun lalu, dan ia jelas takkan memberikan cinta sejatinya terlepas begitu saja. Yash, akhir-akhir ini aku emang lagi suka banget baca novel bergenre Historical Romance. Novel ini merupakan novel historica...