Langsung ke konten utama

Postingan

#5CM

Dahulu, jarak antar kita hanyalah sebesar 5 cm. Sekarang, walaupun raga kita jauh, hati kita pun masih berdekatan, jarak antar kita hanyalah sebesar 5 cm. 10 Januari 2015, bertepatan dengan ulang tahun Paras Arora yaitu salah satu artis pemeran serial Mahabharata, 5 orang gadis berseragam putih biru tua mendirikan sebuah klub bernama 5 cm. Karena 5 cm sudah diangkat menjadi film layar lebar, mereka pun menambahkan tagar pada nama klub tersebut, sehingga jadilah #5CM. Hanya 4 karakter, yaitu tagar, angka 5, dan dua huruf kapital. Namun, grup tersebut sudah menjadi rumah dan tempat yang nyaman bagi kelima gadis tersebut. Adalah aku dan keempat karibku yang mendeklarasikan diri sebagai anggota klub persahabatan #5CM. Kami adalah cewek-cewek yang berasal dari kelas 9A. Terlihat memiliki gelar A di belakang kelas, anggapan kebanyakan orang pastilah kelas kami adalah kelas unggulan. Kelas yang menyandang ribuan ‘ter’. Yah, memang benar adanya, sih. Kelas kami memang menyandang...
Postingan terbaru

Rasa yang Tertinggal

Apakah ini salahku, jika sampai hari ini rasaku masih tertinggal untukmu? Apakah ini kan jadi deritaku, jika sampai detik ini hatiku masih enggan berpaling darimu? Aku yang sekarang tetap mengharapkan dirimu, sama seperti tiga tahun lalu Rasa ini masih terpelihara, sama seperti pertama kali tumbuh tiga tahun lalu Harapanku untukmu masih sama, Semoga tercapai segala inginmu, lagi-lagi masih sama seperti tiga tahun lalu namun, Setelah perpisahan ini, sanggupkah hatiku menahan segenap rindu untukmu? Sanggupkah ragaku terus-menerus berada jauh darimu? Sanggupkah benakku bekerja keras menghapus bayangmu? Sanggupkah aku melewatkan setiap detik tanpa hadirmu? Tiga tahun bersamamu bukanlah sesuatu yang indah, namun bagaimanapun itu tetaplah sebuah kenangan Tiga tahun bersamamu adalah memori yang mau tak mau terukir, yang sayangnya kian bertambah manis setiap harinya Tiga tahun bersamamu secara tak sengaja mengukir luka Luka akan kenyataan ...

Book Review: The Secret Diaries of Miss Miranda Cheever

2 Maret 1810 Hari ini, aku jatuh cinta. Pada usia sepuluh tahun, Miranda Cheever tidak menunjukkan tanda-tanda Kecantikan Memukau. Dan ia bahkan sudah bisa menerima hal itu, sampai Nigel Bevelstoke—Viscount Turner yang menawan—berkata suatu hari nanti Miranda akan tumbuh dewasa menjadi dirinya yang sejati, dan kecantikannya akan sebanding dengan otaknya yang pintar. Dan saat itu, Miranda yakin ia akan mencintai Turner selamanya.             Namun, tahun-tahun berikutnya membawa berbagai hal tak terduga dalam hidup mereka. Turner berubah menjadi pria yang pahit dan kesepian, kebaikan hati sang viscount seakan habis tak bersisa. Tapi Miranda tak pernah melupakan kebenaran yang ia tulis di buku hariannya bertahun-tahun lalu, dan ia jelas takkan memberikan cinta sejatinya terlepas begitu saja. Yash, akhir-akhir ini aku emang lagi suka banget baca novel bergenre Historical Romance. Novel ini merupakan novel historica...

Final Exam: Day 2

Day 2 Mapel : Matematika Difficulty: Hard           Jujur aja aku gak bisa pas ujian tadi, hiks. Padahal tadi malam aku uda SKS ngebut banget sampai jam setengah dua, eh banyak soal yang gak keluar. Rasanya sia-sia aja belajar. Walaupun aku udah nemu juga sih beberapa jawaban yang berhasil kuhitung sendiri, tapi aku gak yakin aku bakal dapet nilai istimewa buat Pak Yazid. Bahkan di 2 menit terakhir, aku belum menyelesaikan ujianku.           Sekitar lebih dari 15 nomor dari 40 soal kujawab ngawur dengan logika dan insting. Aih, bodohnya. Aku malu pada diriku sendiri. Anak IPA, kok begini? Apa-apaan ini?           Buramku udah penuh banget sampai kuirit biar cukup. Eh, di buram yang seribet itu jawaban yang kutemuin pun gak banyak. Sulit, kuakui. Emang dari dulu aku gak paham di Matematika SMA. Gitu mau ambil jurusan teknik, hiks, tenggela...

Final Exam: Day 1

Day 1 Mapel   : Bahasa Indonesia Difficulty: Easy Hari pertama, setelah semalam aku begadang buat nyiapin seragam de-el-el aku pun bangun dari tidur jam setengah tujuh. Ahaha, aku lupa kalau hari ini wajib datang di sekolah jam 6.45. Aku sih nyantai aja, trus berangkat sampai sekolah jam tujuh lebih lima. Mengundang keroyokan ternyata, haha. Aku menciut diceramahin temen-temenku. Padahal, UN masih setengah jam lagi. Aku nunggu sambil instagraman. Habis itu, masuk ke ruangan, dan mengerjakan soal. Aih, easy . Haha, sok ngeremehin gak apa lah, ya, toh udah berlalu. Alhamdulillah, aku bisa ngerjain soal dengan yakin. Hasilnya mau gimana, biar Allah yang mengatur. Waktu masih ada satu jam lagi dan aku sudah hampir selesai. Boring menghinggapi. Enaknya ngapain, ya? Aku pun mikir, ah, iya, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat bosan menunggu waktu ujian berakhir. 1.        Cek lagi Pasti udah khatam kan ya denger nasihat ini. C...

UN? Take It Easy!

Kurang dari 24 jam lagi siswa-siswi jenjang SMA/MA akan bertempur dalam perang dunia pertama dalam hidupnya. Termasuk juga aku. Ujian Nasional Berbasis Komputer tahun ini diadakan tanggal 9 – 12 April 2018. Perlukah risau? Jawabannya, tak usah! Ujian Nasional tak usah dipikir berat. Toh, setahuku nih, ya, nilai Ujian Nasional nggak terlalu berpengaruh buat apa pun. Nilainya mungkin hanya terpampang di SKHUN aja. Malahan, yang lebih penting tuh sebenarnya USBN. Nilainya tercantum di ijazah. Ijazah kan, buat kerja, ngelamar di mana-mana. Kalau nilainya jelek? Berabe, kan. Buat masuk perguruan tinggi pun, yang dinilai rapor semester 1 – 5 bagi yang menempuh jalur SNMPTN dan hasil tes SBMPTN. Nilai UN tidak berpengaruh banyak. UN yang selama ini jadi momok dan musuh menyeramkan seperti Dementor di Harry Potter nyatanya tak semenakutkan itu. Meski begitu, tak benar kalau kita terlalu menyepelekan dan memandang UN dengan sebelah mata. Meski tidak terlalu berpengaruh, nila...