Langsung ke konten utama

#5CM


Dahulu, jarak antar kita hanyalah sebesar 5 cm. Sekarang, walaupun raga kita jauh, hati kita pun masih berdekatan, jarak antar kita hanyalah sebesar 5 cm.

10 Januari 2015, bertepatan dengan ulang tahun Paras Arora yaitu salah satu artis pemeran serial Mahabharata, 5 orang gadis berseragam putih biru tua mendirikan sebuah klub bernama 5 cm.

Karena 5 cm sudah diangkat menjadi film layar lebar, mereka pun menambahkan tagar pada nama klub tersebut, sehingga jadilah #5CM. Hanya 4 karakter, yaitu tagar, angka 5, dan dua huruf kapital. Namun, grup tersebut sudah menjadi rumah dan tempat yang nyaman bagi kelima gadis tersebut.

Adalah aku dan keempat karibku yang mendeklarasikan diri sebagai anggota klub persahabatan #5CM. Kami adalah cewek-cewek yang berasal dari kelas 9A. Terlihat memiliki gelar A di belakang kelas, anggapan kebanyakan orang pastilah kelas kami adalah kelas unggulan. Kelas yang menyandang ribuan ‘ter’. Yah, memang benar adanya, sih. Kelas kami memang menyandang beberapa ‘ter’, yaitu teramai, teribut, ternakal, dan ter-ter lainnya. Tentunya bukan ‘ter’ yang mengandung konotasi positif.

Kelas 9A mayoritas dihuni murid perempuan. Mereka tidak kompak dan membentuk geng sendiri-sendiri. Kami pun akhirnya memutuskan untuk membuat geng juga, yang berisi 5 orang anak pendiam. Akhirnya, lahirlah #5CM.

Selama SMP, paling jauh main kami hanyalah sampai Alun-Alun Batu, itu pun dengan anggota yang tidak lengkap. Biasanya sepulang sekolah kami hanya mampir di rumah salah satu dari kami. Saat itu sedang hangat sekali perbincangan tentang film-film Bollywood, yang paling terkenal tentulah Mahabharata. Karenanya, obrolan kami pun seringkali tak jauh dari topik tersebut.

Adapun kami, #5CM yaitu:

1.      Aldira Nurmaulida
Ia seorang gadis pendiam yang memiliki kucing di rumahnya. Ira panggilannya, aku sering memanggilnya I saja. Rumah I berada di Girimoyo, dan merupakan yang paling dekat dari sekolah. I dan Haninda sudah berteman sejak Sekolah Dasar, selepas dari SMP pun mereka melanjutkan pendidikan di sekolah yang sama. I merupakan kembaranku, ia lahir satu hari setelah kelahiranku. Aku sering membahas topik yang sama dengan I, dan kami suka membeli siomay di Pasar Karangploso selepas sekolah. I adalah gadis yang polos dan seakan kurang peduli dengan percintaan beserta tetek bengeknya. Hidupnya selalu tenang dan terlihat tanpa gangguan. I mengenakan kacamata, minusnya sudah tinggi sehingga dalam kurun beberapa waktu ia harus mengganti kacamatanya. Ia berada pada jurusan tata busana bersama Hon di SMK Negeri 2 Batu.

2.      Haninda Putri Rizqita
Penggemar berat Arjuna kala itu. Lahir pada 6 Oktober 2000, Haninda atau Hon, ialah sosok yang membawa virus Mahabharata pada #5CM. Hon seringkali terciduk ketika mengagumi atau sedang dekat dengan seseorang. Di SMP, ia pernah dekat dengan Doraemon atau bernama palsu Valenzio George Michael Angel Derillion. Aih, seperti kisah cinta segitiga biasa, ternyata salah satu di antara kami berlima ada yang berhubungan dengan si Doraemon. Perang dingin terjadi, namun kenyataannya ternyata jauh lebih konyol. Hon akhirnya mengetahui fakta bahwa Valenzio itu palsu setelah ia secara tidak sengaja menemukan foto profil yang digunakan lelaki tersebut di Instagram. Orang yang asli adalah Greco Gonzalo, seorang model muda dari Filipina. Valen palsu mencomot fotonya dan menipu Hon. Setelah kami menceritakannya pada I, ia tertawa terbahak.

3.      Rr. Putriayu Niken Larasati
Keturunan ningrat, terpancar dari nama depannya yaitu Roro. Niken adalah yang paling muda di antara kami, ia lahir pada 19 Januari 2001. Rambutnya sangat lebat dan bergelombang, membuatnya seringkali di-bully di kelas. Niken adalah sosok yang sangat teliti dan hati-hati, ia mempertimbangkan semua kemungkinan baru kemudian bertindak. Di antara kami, ialah yang paling lama kukenal, semenjak kelas 7 aku sudah menjadi karibnya. Niken pernah berpacaran saat SD, dan aku kerapkali menggodanya dengan mencomblangkannya dengan mantannya. Sekarang ia bersekolah di SMK PGRI 3 jurusan pemasaran.

4.      Putri Jelita Sari
Kerap dipanggil PJ atau J saja, ia adalah yang paling narsis di antara kami. J terkenal lebay dan terkadang mudah dibodohi. Namun, ketika ia sudah narsis di depan kamera, auranya terpancar sehingga menghasilkan foto yang sangat sempurna. J anak tunggal dan manja, ia lebih muda dariku. Ia dilahirkan pada 31 Juli 2000. Di antara kami, ialah yang berpacaran saat SMA. Ia pandai bergaul dan lihai mencari teman. J bersekolah di SMA Negeri 2 Batu jurusan IPS. Saat kelas 9, ialah sosok yang juga berhubungan dengan Valenzio sehingga membuat air mata Hon tumpah sia-sia.

5.      Ajeng Ayu Prameswari Putri
Aku yang paling tua di antara teman-temanku. Dulu menggemari Vin Rana. Geledahi label Rawr jika ingin mengetahui diriku lebih lanjut.

Kini, alhamdulillah kami semua sudah berhijrah. Rambut kami sudah terbalut sempurna dengan khimar. Kami perlahan berhijrah dan sampai sekarang kami masih berhubungan walaupun tidak sesering dulu. Semoga persahabatan kami diridhai oleh Allah.

Sahabatku, jika kelak kalian tidak menemukanku di surga, tanyakanlah pada malaikat akan keberadaanku. Mungkin saja aku sedang berada di dasar neraka, tolonglah aku saat itu. Agar kita bisa bersama selamanya, di dunia hingga kelak di akhirat. Fii sabilillah until jannah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Final Exam: Day 1

Day 1 Mapel   : Bahasa Indonesia Difficulty: Easy Hari pertama, setelah semalam aku begadang buat nyiapin seragam de-el-el aku pun bangun dari tidur jam setengah tujuh. Ahaha, aku lupa kalau hari ini wajib datang di sekolah jam 6.45. Aku sih nyantai aja, trus berangkat sampai sekolah jam tujuh lebih lima. Mengundang keroyokan ternyata, haha. Aku menciut diceramahin temen-temenku. Padahal, UN masih setengah jam lagi. Aku nunggu sambil instagraman. Habis itu, masuk ke ruangan, dan mengerjakan soal. Aih, easy . Haha, sok ngeremehin gak apa lah, ya, toh udah berlalu. Alhamdulillah, aku bisa ngerjain soal dengan yakin. Hasilnya mau gimana, biar Allah yang mengatur. Waktu masih ada satu jam lagi dan aku sudah hampir selesai. Boring menghinggapi. Enaknya ngapain, ya? Aku pun mikir, ah, iya, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat bosan menunggu waktu ujian berakhir. 1.        Cek lagi Pasti udah khatam kan ya denger nasihat ini. C...

Sebiru-birunya

Langit biru. Awan biru. Laut biru. Semuanya berwarna biru. Aku berkemeja biru. Kamu bergaun biru. Di tengah biru yang luas ini, perasaan kita pun sama-sama biru. Membiru dalam kelabu. Biru ini tak dapat kujelaskan lagi. Biru yang tak lagi indah, biru yang tak diharapkan, biru yang merupakan pertanda kesedihan. Kisah kita membiru seperti luka yang membiru. Pun lama kelamaan perasaan kita akan semakin biru, tak lagi ungu, merah muda, ataupun hitam sekalipun. Biru yang berkecamuk dalam hatiku dan hatimu tak seceria birunya langit siang yang berpadu dengan birunya air laut. Biru ini biru yang sedih, sendu, dan sedan. Kamu pun tak mau cerita cinta kita menjadi biru kelabu, pun juga aku. Namun saat ini biru itu tetap menggerogoti dan enggan memberi kesempatan pada warna lain untuk masuk mewarnai kisah kita. Biru yang tak diharapkan, biru kesedihan. *** "Malin," Aku mendengar suara. Suara yang merupakan suara paling lembut yang kucintai setelah suara ibuku. Suara it...

Book Review: The Secret Diaries of Miss Miranda Cheever

2 Maret 1810 Hari ini, aku jatuh cinta. Pada usia sepuluh tahun, Miranda Cheever tidak menunjukkan tanda-tanda Kecantikan Memukau. Dan ia bahkan sudah bisa menerima hal itu, sampai Nigel Bevelstoke—Viscount Turner yang menawan—berkata suatu hari nanti Miranda akan tumbuh dewasa menjadi dirinya yang sejati, dan kecantikannya akan sebanding dengan otaknya yang pintar. Dan saat itu, Miranda yakin ia akan mencintai Turner selamanya.             Namun, tahun-tahun berikutnya membawa berbagai hal tak terduga dalam hidup mereka. Turner berubah menjadi pria yang pahit dan kesepian, kebaikan hati sang viscount seakan habis tak bersisa. Tapi Miranda tak pernah melupakan kebenaran yang ia tulis di buku hariannya bertahun-tahun lalu, dan ia jelas takkan memberikan cinta sejatinya terlepas begitu saja. Yash, akhir-akhir ini aku emang lagi suka banget baca novel bergenre Historical Romance. Novel ini merupakan novel historica...