Langsung ke konten utama

Anime Review: Gosick


Hai hai!
Kali ini, aku akan membahas salah satu anime bergenre historical dan misteri, yaitu Gosick! Bagi pecinta anime era victoria, wajib banget nih masukin anime ini di dalam list anime yang wajib ditonton.


Gosick adalah sebuah anime yang diangkat dari light novel  yang berjudul sama. Novel ini ditulis oleh Kazuki Sakuraba. Kata Gosick berasal dari kata “Gothic” yang jika dilafalkan dalam berbahasa Jepang menjadi goshikku. Anime ini berjumlah 24 episode.


Sinopsis  
Pada tahun 1924 di Eropa, di sebuah negara kecil fiktif bernama Sauville (dibaca Saubure dalam pelafalan Jepang) terdapat seorang pelajar Jepang yang bersekolah di Saint Marguerite Academy. Ia adalah Kujou Kazuya, yang merupakan satu-satunya murid asli Asia di sekolah itu. St. Maugerite Academy terkenal dengan cerita horornya dan setiap murid di sana fanatik terhadap mitos. Karena berbeda dengan murid-murid lainnya, Kujou mendapat julukan Kuroi Shinigami, yang berarti Dewa Kematian Hitam sehingga tidak ada satu orang pun yang mau berteman dengannya. Singkat cerita, ia kemudian bertemu dengan Victorique de Blois, yang ternyata juga sekelas dengannya. Victorique tidak pernah hadir di kelas dan hanya menghabiskan waktu di menara perpustakaan. Ia merupakan gadis yang sangat cerdas dan memiliki “Mata Air Kebijaksanaan” dalam dirinya. Kemampuannya dalam mendeduksi kerapkali dimanfaatkan oleh kakaknya, yaitu inspektur Grevil de Blois.

Victorique memiliki masa lalu yang kelam. Ia merupakan anak yang dilahirkan hanya untuk dijadikan ‘alat’ oleh ayahnya untuk memperoleh kekuasaan. Ia tidak pernah bertemu dengan ibunya, dan semasa kecil ia selalu dikurung di menara yang tinggi. Karena tidak pernah bersosialisasi, Victorique menjadi gadis yang seringkali egois dan merasa tidak membutuhkan teman. Namun, kehadiran Kujou merubah kehidupannya. Bersama Kujou, ia mengungkap kasus-kasus misterius dan terlibat dalam petualangan yang menyenangkan.

Di akhir, Victorique berhasil menghentikan kejahatan ayahnya dan mengungkap segala masalah yang terjadi di Eropa sebelum ‘badai’ atau perang dunia kedua berlangsung. Ia terpisah dengan Kujou, dan kehilangan seluruh keluarganya, namun dengan Mata Air Kebijaksanaannya ia bisa melawan hidup dan bertemu kembali dengan Kujou.


Karakter


1.       Victorique de Blois


(seiyuu: Aoi Yuki)

Keluarga:

1.       Grevil de Blois (kakak)

2.       Marquis Albert de Blois (ayah biologis)

3.       Cordelia Gallo (ibu)

Victorique (dibaca Viktorika) merupakan gadis bertubuh mungil yang sangat mirip dengan boneka porselen. Ia memiliki rambut super panjang berwarna keemasan dan mata hijau khas serigala abu-abu. Victorique tidak pernah masuk kelas dan hanya membaca buku di perpustakaan yang tinggi. Ia memiliki sifat yang tsundere dan jarang sekali melontarkan pujian. Menyukai makanan manis dan gaun yang cantik, Victorique sering sekali meminta Kujou untuk membawakan cemilan untuknya sebagai upah untuk menyelesaikan kasus. Ia memiliki mata air kebijaksanaan yang bisa membantunya mengungkap kasus kejahatan jika kepingan kekacauannya telah terungkap. Ia sering menggunakan pipa berwarna biru ketika berpikir.


Victorique bermulut tajam dan tidak memikirkan perasaan orang lain. Pada awalnya, ia menganggap kehadiran Kujou sangat mengganggunya. Namun, lama kelamaan, perasaan itu berubah. Ia menjadi peduli dengan Kujou dan mulai bersikap hangat. Meskipun tidak pernah diakuinya karena gengsi, Victorique sangatlah takut kehilangan sosok Kujou di sisinya. Di akhir, warna rambut Victorique berubah menjadi perak.


2.       Kujou Kazuya


(Seiyuu: Takuya Eguchi)

Merupakan murid pindahan 15 tahun dari Jepang dan dijuluki Dewa Kematian dari Musim Semi. Memiliki mata dan rambut yang berwarna hitam, yang jarang sekali ditemui di Eropa kala itu. Satu-satunya orang yang mau berbicara padanya saat baru memasuki kelas adalah Miss Cecile. Ia adalah anak ketiga dari pegawai tingkat tinggi Imperial Army Jepang. Ayahnya mendidiknya dengan keras dan menanamkan ajaran bahwa ia harus bisa menjadi penolong bagi yang lemah. Kujou memiliki sifat yang baik dan suka menolong, sehingga mudah melelehkan hati wanita. Walaupun sering dianggap bodoh oleh Victorique, ia tetap peduli dan melindungi gadis itu. Kujou selalu menemui Victorique dalam menyelesaikan kasus yang diterimanya dan di akhir cerita ia menjadi tentara untuk berperang di perang dunia kedua.


3.       Grevil de Blois


(seiyuu: Noriko Shitaya)

Keluarga:

1.       Victorique de Blois (adik)

2.       Cordelia Gallo (ibu tiri)

3.       Marquis Albert de Blois (ayah kandung)

Ia adalah kakak tiri Victorique. Sama-sama memiliki rambut berwarna emas, bedanya gaya rambut Grevil adalah yang paling unik di negeri itu. Ia bekerja sebagai detektif namun selalu bergantung pada Victorique untuk membantunya menyelesaikan kasus. Meskipun begitu, ia enggan mengakui keberadaan adiknya itu. Grevil adalah orang yang dipercaya ayahnya untuk menjaga Victorique. Gaya rambut bor miliknya adalah bayaran yang harus dibayarnya untuk membuat Victorique memecahkan masalah demi popularitasnya.


4.       Avril Braidley

(seiyuu: Noriko Shitaya)

Avril merupakan siswi pindahan dari Inggris. Memiliki rambut pirang seperti idaman Kujou dan bermata biru. Sebagai murid baru, keberadaannya lebih mudah diterima di sekolahnya. Meskipun begitu, ia tetap berteman dengan Kujou dan menyimpan perasaan khusus padanya. Ia mempercayai mitos dan menyukai cerita hantu. Awalnya, ia diculik dan keberadaannya digantikan oleh Keiran II sebelum diselamatkan oleh Kujou. Avril merupakan gadis yang ceria dan bercita-cita menjadi penjelajah seperti kakeknya.


5.       Cecile Lafitte


(seiyuu: Yui Kano)

Ia adalah wali kelas Kujou, Avril, dan Victorique. Cecilelah orang yang membuat Kujou bertemu dengan Victorique. Ia memiliki wajah dan suara yang lucu. Rambutnya berwarna cokelat tua dan mengenakan kacamata. Jika kacamatanya dilepas, ia tidak bisa melihat dengan jelas. Cecile memiliki sahabat karib bernama Sophie yang juga bekerja di akademi. Ialah orang yang mendukung Kujou dan sering mengunjungi Victorique dan menjaganya ketika sakit. Walaupun sudah dewasa, ia sangat takut kepada hantu.


6.       Brian Roscoe


(seiyuu: Toru Okawa)

Kekasih: Cordelia Gallo

Brian adalah pesulap terkenal yang merupakan kekasih Cordelia. Ia memiliki rambut berwarna merah terang dan merupakan kembar identik. Ia sangat mencintai Cordelia dan membenci Victorique. Namun di akhir, Brian tidak tega membunuh Victorique. Di perang dunia pertama, dengan kemampuan sulapnya ia berhasil menghancurkan tentara Jerman. Ia pulalah orang yang selalu berada di sisi Cordelia dan membantunya melarikan diri setelah melahirkan Victorique.


7.       Cordelia Gallo


(seiyuu: Miyuki Sawashiro)

Keluarga:

1.       Victorique de Blois (anak)

2.       Grevil de Blois (anak tiri)

3.       Brian Roscoe (kekasih)

Merupakan wanita yang berasal dari desa Serigala Abu-abu. Serigala abu-abu adalah ras yang bertubuh mungil, bermata hijau, dan memiliki kecerdasan sangat tinggi. Awalnya, ia bekerja sebagai penari dan memiliki sangat banyak penggemar. Ia diculik oleh Marquis Albert de Blois supaya bisa melahirkan keturunan ber-IQ tinggi yang nantinya akan dijadikan alat untuk menguasai dunia. Di desanya, ia difitnah membunuh pemimpin desa sehingga diusir dari desa. Cordelia sangat mirip dengan Victorique sampai-sampai Kujou salah mengiranya sebagai Victorique. Namun, ia memiliki mata yang lebih tajam daripada Victorique. Cordelia sangat menyayangi anaknya. Ia mengawasi Victorique dari jauh dan memberinya sebuah liontin sebagai tanda supaya bisa melindunginya.


8.       Marquis Albert de Blois


(seiyuu: Takayuki Sugo)

Merupakan ayah biologis dari Grevil dan Victorique. Ia adalah tokoh antagonis utama dalam cerita. Ia terkesan dengan trik sulap Leviathan dan memaksanya untuk membuat homenculus, yaitu alat yang bisa dipergunakannya untuk menguasai dunia. Karena Leviathan sebenarnya bukanlah seorang ilmuwan dan tidak bisa menciptakan homenculus, ia menyarankan Marquis untuk memiliki anak dari serigala abu-abu yang terkenal dengan kecerdasannya. Ia menuruti saran dari Leviathan. Dengan segala trik liciknya, Marquis berhasil menghancurkan saingannya dalam pemerintahan dan membangkitkan legenda Monstre Charman. Monstre Charman tak lain adalah Victorique, anak kandungnya yang sayangnya hanya dipelakukan sebagai alat.


Soundtrack

Lagu pembuka anime ini dibawakan oleh Yoshiki Lisa, berjudul Destin Histoire. Lagu ini menggambarkan tentang hubungan Kujou dan Victorique. Opening-nya memiliki nuansa yang bersemangat. Berkebalikan dengan opening-nya, ending anime ini merupakan lagu yang mellow dan membawakan nuansa sedih. Ending anime Gosick adalah Resuscitated Hope dan Unity, yang sama-sama dibawakan oleh Lisa Komine.


Kenapa kalian harus menonton Gosick?

1.       Latar yang unik dan antimainstream

Gosick berlatar waktu di pertengahan antara perang dunia pertama dan kedua. Di era Victoria seperti itu, nuansa klasik dan vintage akan sangat terasa. Budaya dan keseharian yang berbeda dengan zaman sekarang membuat kita bernostalgia dan seakan melihat sendiri keadaan di zaman tersebut. Selain itu, gaun-gaun dan bangunan yang klasik namun mewah bisa memanjakan mata. Victorique kerapkali mengenakan busana yang mewah dan khas seperti bangsawan-bangsawan zaman dahulu.


2.       Memanjakan para lolicon


Victorique adalah seorang loli yang memiliki sifat tsundere. Ia judes dan anti minta tolong, namun ada kalanya ia bertingkah sangat menggemaskan. Pecinta loli wajib memasukkan lady yang satu ini sebagai daftar loli tsundere terimut.


3.       Walaupun bergenre misteri dan banyak adegan pembunuhan, cerita ini juga diwarnai dengan unsur komedi dan percintaan. Cinta segitiga antara Kujou, Avril, dan Victorique menjadi bumbu yang membuat anime ini tidak garing.


4.       Kasus-kasus yang diceritakan di sini tidak terlalu menguras pikiran, namun juga tidak receh. Kasus yang dipecahkan Victorique tidaklah seberat cerita Sherlock Holmes ataupun Agatha Christie, tapi tetap menarik dan wajib terus diikuti.


Intinya, anime ini tidak akan mengecewakan. Akhir yang menyedihkan, walaupun Victorique tetap bertemu dengan Kujou dengan cara bertemu yang unik sukses menguras air mata. Siapkan kopi dan popcorn, selamat menonton!



Komentar

  1. Alasannya kenapa rambut Victorique di akhir dari emas berubah menjadi perak?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Final Exam: Day 1

Day 1 Mapel   : Bahasa Indonesia Difficulty: Easy Hari pertama, setelah semalam aku begadang buat nyiapin seragam de-el-el aku pun bangun dari tidur jam setengah tujuh. Ahaha, aku lupa kalau hari ini wajib datang di sekolah jam 6.45. Aku sih nyantai aja, trus berangkat sampai sekolah jam tujuh lebih lima. Mengundang keroyokan ternyata, haha. Aku menciut diceramahin temen-temenku. Padahal, UN masih setengah jam lagi. Aku nunggu sambil instagraman. Habis itu, masuk ke ruangan, dan mengerjakan soal. Aih, easy . Haha, sok ngeremehin gak apa lah, ya, toh udah berlalu. Alhamdulillah, aku bisa ngerjain soal dengan yakin. Hasilnya mau gimana, biar Allah yang mengatur. Waktu masih ada satu jam lagi dan aku sudah hampir selesai. Boring menghinggapi. Enaknya ngapain, ya? Aku pun mikir, ah, iya, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat bosan menunggu waktu ujian berakhir. 1.        Cek lagi Pasti udah khatam kan ya denger nasihat ini. C...

Sebiru-birunya

Langit biru. Awan biru. Laut biru. Semuanya berwarna biru. Aku berkemeja biru. Kamu bergaun biru. Di tengah biru yang luas ini, perasaan kita pun sama-sama biru. Membiru dalam kelabu. Biru ini tak dapat kujelaskan lagi. Biru yang tak lagi indah, biru yang tak diharapkan, biru yang merupakan pertanda kesedihan. Kisah kita membiru seperti luka yang membiru. Pun lama kelamaan perasaan kita akan semakin biru, tak lagi ungu, merah muda, ataupun hitam sekalipun. Biru yang berkecamuk dalam hatiku dan hatimu tak seceria birunya langit siang yang berpadu dengan birunya air laut. Biru ini biru yang sedih, sendu, dan sedan. Kamu pun tak mau cerita cinta kita menjadi biru kelabu, pun juga aku. Namun saat ini biru itu tetap menggerogoti dan enggan memberi kesempatan pada warna lain untuk masuk mewarnai kisah kita. Biru yang tak diharapkan, biru kesedihan. *** "Malin," Aku mendengar suara. Suara yang merupakan suara paling lembut yang kucintai setelah suara ibuku. Suara it...

Book Review: The Secret Diaries of Miss Miranda Cheever

2 Maret 1810 Hari ini, aku jatuh cinta. Pada usia sepuluh tahun, Miranda Cheever tidak menunjukkan tanda-tanda Kecantikan Memukau. Dan ia bahkan sudah bisa menerima hal itu, sampai Nigel Bevelstoke—Viscount Turner yang menawan—berkata suatu hari nanti Miranda akan tumbuh dewasa menjadi dirinya yang sejati, dan kecantikannya akan sebanding dengan otaknya yang pintar. Dan saat itu, Miranda yakin ia akan mencintai Turner selamanya.             Namun, tahun-tahun berikutnya membawa berbagai hal tak terduga dalam hidup mereka. Turner berubah menjadi pria yang pahit dan kesepian, kebaikan hati sang viscount seakan habis tak bersisa. Tapi Miranda tak pernah melupakan kebenaran yang ia tulis di buku hariannya bertahun-tahun lalu, dan ia jelas takkan memberikan cinta sejatinya terlepas begitu saja. Yash, akhir-akhir ini aku emang lagi suka banget baca novel bergenre Historical Romance. Novel ini merupakan novel historica...